Saturday, September 29, 2012

Nasihat Rasulullah SAW Pada Haji Terakhir


Nasihat Rasulullah SAW Pada Haji Terakhir

Pada tahun kesepuluh Hijriah (di bulan Dzulhijjah), Rasulullah SAW menunaikan ibadah haji yang terakhir. Ibadah haji ini dianggap sebagai hujjatul wada’. Saat itu, banyak muslimin yang ikut menunaikannya.

Tatkala datang ke Mina untuk menunaikan sebagian amal ibadah haji, Rasul SAW setelah mengucapkan pujian kepada Allah, beliau SAW bersabda, “Wahai manusia! Hari apakah yang paling terhormat di antara hari-hari yang ada?”.

Beliau SAW kembali bertanya, “Bulan apakah yang paling terhormat di antara bulan-bulan yang ada?”

Mereka menjawab “Bulan ini.”

Kembali beliau SAW bertanya, “Kota manakah yang terhormat dari berbagai kota yang ada?”

Mereka menjawab, “Kota ini (Mekkah)”

Beliau SAW bersabda, “Hai manusia!Ketahuila bahwa darah dan harta kalian adalah sebagaimana terhormatnya hari ini, di bulan ini, dan di Mekah ini, sampai kalian berjumpa dengan Allah. Pada hari itu (kiamat) Allah akan memeriksa amal perbuatan kalian. Ketahuilah apakah aku telah menyampaikan tugasku?”.

Mereka menjawab, “Ya (Anda telah menyampaikannya).”

Beliau SAW bersabda, “Ya Allah saksikanlah!”

Kemudian beliau SAW melanjutkan, “Wahai manusia ketahuilah! Barangsiapa memiliki amanat, hendaklah mengembalikan kepada pemiliknya, dan ketahuilah bahwa darah dan harta muslimin itu tidak halal, melainkan dengan kerelaannya. Janganlah kalian berbuat zalim terhadap diri kalian sendiri, dan sepeninggalku janganlah kalian menggunakan cara-cara orang kafir”

buletinmitsal.wordpress.com/


Friday, September 28, 2012

Pesan Haji, Rahbar, 1431 H: "Tak ada kebaikan yang lebih tinggi dari kebaikan"


Pesan Haji, Rahbar, 1431 H: "Tak ada kebaikan yang lebih tinggi dari kebaikan"

بسم الله الرحمن الرحیم
و الحمد لله رب العالمین و صلی الله علی سیدنا محمد المصطفی و آله الطیبین و صحبه المنتجبین

Di musim haji, Ka'bah sebagai kunci persatuan dan kemuliaan serta lambang tauhid dan spiritual, menjamu kalbu-kalbu perindu dan pendamba yang datang dari berbagai penjuru dunia memenuhi panggilan Tuhan yang Maha Agung sambil mengumandangkan gema talbiyah saat menuju tanah kelahiran Islam. Saat ini, umat Islam dapat menyaksikan keluasan dan keberagaman diri serta iman mendalam yang menguasai hati para pengikut agama yang lurus ini dari sebuah perkumpulan para utusan mereka yang datang dari berbagai penjuru dunia, di sana. Dengan menyaksikan gambaran tersebut dalam bentuk yang terkompres padat, umat Islam dapat mengenal dengan baik kekayaan agung yang tak tertandingi ini.

Visitors Map

Visitors Map

Total Pageviews

Star


c